Jumat, 09 Januari 2026

Selalu Cukup

Freepik
...

Ada yang benar dan ada yang tidak benar, ada hitam ada putih, seumur hidup tumbuh dengan gejolak, apakah mampu merasa selalu cukup atau sebaliknya.

Seiring berjalannya waktu, seiring tubuh yang makin melemah, seiring umur yang semakin bertambah, ternyata ada kesadaran dan ketakutan, alasannya cinta tidak selalu tentang angka tapi tentang pengampunan, sorot mata yang tulus dan senyuman yang bener.

Ternyata juga tidak selalu sulit untuk merasa selalu cukup. Jangan selalu membaca ekspektasi dengan berlebih-lebihan atau ugal-ugalan yang menimbulkan keliaran. Pada suatu subuh di hari keempat Januari, ada perbincangan antara hati dengan pemilik hati, apapun keadaan, apapun situasi, apapun keterbatasan jangan membiarkan diri menjadi hamba kebodohan dan seseorang yang memiliki kepahitan dalam hidup. 

Selepas pagi ini barangkali akan kembali berjumpa dan di akrabi dengan kesialan demi kesialan, namun jangan langsung goyah dan bendera hitam berkuasa, coba tenangkan diri dan menerima, kalau perlu menutup dirimu, Iya itu lakukan. Berteman dengan sunyi dan sepi itu tidak masalah, mengeja huruf-huruf mati, menulis prosa, namun tetap kuasai diri. 

Jadi tidak ada kata tidak mungkin untuk selalu merasa cukup, ini tentang kasih. Terhadap kesabaran, rayu dan dekatilah kesabaran itu sehingga memilikinya. Pada pagi hari yang ini, ternyata kamu telah mengisinya dan memiliki: selalu cukup dan selepas pagi ini semoga kamu bisa menghidupinya.

***

Rantauprapat, 04 Januari 2026

Lusy Mariana Pasaribu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar