Kamis, 25 Juli 2019

Hujan Waktu Itu

Hujan Waktu Itu
...

Rintik-rintik dan aroma hujan terkadang mengusik perasaanku ketika kenangan- kenangan tentangmu hadir tanpa izin ke dasar hatiku
Sebab,  dirimu pernah menjadi bunga-bunga cinta yang mekar di musim hidupku

Karena hujan menyimpan banyak cerita indah tentang perjalanan cinta kita
Hujan waktu itu, waktu dimana kita menikmati guyuran hujan berdua dan saat itu kita masih menjadi sepasang kekasih

Seiring berjalannya waktu, kita memutuskan untuk berhenti dan menyudahi lingkaran dari peredaran kisah asmara kita
Karena kita sadar perihal mencintai tak selalu berujung pada kebersamaan, kita berada dalam jalur dimensi yang tak bisa disatukan

Kini cinta yang pernah mendekap hati kita telah memudar bahkan tersapu hingga tak ada lagi jejak yang tertinggal

***
Lusy Mariana Pasaribu

Selasa, 23 Juli 2019

Kita Hanya Berjarak Waktu

Kita Hanya Berjarak Waktu
.
.
Ketika rasa rindu menyeruak di hatiku
Bergema memanggil namamu, berharap akan ada pertemuan dengan dirimu kekasih jiwaku
Aku tahu,  kini jarak menjadi penyekat di antara kita
Namun, itu bukan menjadi permasalahan bagiku
Karena aku akan berkejaran dengan pengertian juga penantian
Hingga kebahagiaan akan tumbuh dengan rimbun di hatiku, sebab kehadiranmu di perjalanan waktuku adalah keindahan dalam relung jiwaku
Senantiasa berharap adonan cinta yang telah kita rajut terus berada pada warna dan sketsa yang selaras
Karena aku dan kau adalah cinta yang harus
terjaga dengan kepercayaan, biarlah sekarang ini kita hanya berjarak pada waktu dan kemudian kita akan berlabuh dan terikat pada kapal yang sama

***
Lusy Mariana Pasaribu

Senin, 22 Juli 2019

Kebekuan Rumah

Kebekuan Rumah
.
.
Bukankah seharusnya rumah adalah kenyamanan, tempat yang menerima keberadaan diri seutuhnya
Tanpa sekat saling berbagi kisah dan cerita yang terdapat banyak rasa di dalamnya
Ada keluh kesah, kasih sayang dan juga kebahagiaan

Kini,  banyak rumah tak lagi menjadi tempat bersandar dengan nyaman
Karena rumah sudah diracuni oleh daun-daun hati yang penuh kekeringan
Bagai semak belukar yang mengalami kebekuan, bahkan tak lagi ada kepedulian

Rumah pun sudah menghancurkan cinta dan kebahagiaan
Menukar kebersamaan dengan keegoisan semata
Hingga rumah tak lagi menjadi tempat berbagi tapi hanya dikepung oleh kehampaan dan kesunyian

Aku berharap akan bisa menjumpai banyak rumah yang ditumbuhi akar cinta dan kebahagiaan

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 17 Juli 2019

Rasa yang Terobati

Air mata yang kujatuhkan karenamu itu merupakan bagian dari perasaanku
Karena merindukanmu, terkadang buat kegundahan berterbangan di dalam hatiku
Aku membiarkan diriku tenggelam dalam lingkaran sosokmu

Rasa yang memberi kegelisahan bagiku, akhirnya terobati kala kau memberikan kehangatan padaku
Melalui waktu yang kau punya, kau berbagi dan menyimari hatiku dengan ketulusan dan kesabaranmu

Kata-kata yang menenangkan darimu memberi kesadaran hati bagiku
Perihal rasa dan rindu harus bisa menahan diri dan terkoneksi pada pengertian
Hingga hati tak akan membeku dalam kerumitan juga keegoisan

***
Lusy Mariana Pasaribu

Selasa, 16 Juli 2019

Bukan Siapa-siapa

Bukan Siapa-siapa
.
.
Kebahagiaanku pernah berasal darimu
Bahkan rinduku pun tertuju ke arahmu
Kau buatku merasakan kenyamanan saat bercengkerama denganmu, aku pun melebur dalam harapan indah untuk dicintai olehmu

Hingga, aku tersadar dari apa yang kau ucapkan
Kau tak pernah miliki frekuensi yang searah dengan hatiku
Kau dan aku tak akan pernah beraroma pada kata kita, sebab aku bukan siapa-siapa di dalam hatimu

Aku kembali tenggelam pada kehambaran juga kesunyian
Kini, butir-butir penyesalan berada di hatiku
Kenapa aku membiarkan diriku berlebihan menanggapi keberadaan dirimu di hidupku

***
16 Juli 2019
Lusy Mariana Pasaribu

Jumat, 12 Juli 2019

Ruang Rindu

Ruang Rindu
.
.
Di antara ruang rindu yang mengusik perasaanku, ada rasa bahagia namun ada juga pilu yang terselip di hatiku
Karena berada jauh darimu buat debu-debu kegelisahan berterbangan di dalam jiwaku

Kisah tentangmu adalah rindu yang selalu mencengkram hatiku dengan dahsyat bahkan tak akan pernah padam dari ruang hatiku
Asa, penantian juga cinta untukmu masih setia menggerogoti jiwa pun nalarku

Kerinduan hatiku akan hadirmu adalah candu yang buatku terpenjara
Aku ingin rasa rinduku akan berlalu ketika semesta mengizinkan perjumpaan denganmu terjadi

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 10 Juli 2019

Sadar Diri

Sadar Diri
.
.
Aku pernah membiarkan bunga-bunga rindu tertuju ke arahmu hingga menjadi gulungan-gulungan keindahan bagi hatiku
Karena aku terseret pada pesonamu yang menawan
Bahkan aku berharap dapat berbagi banyak hal dengan dirimu
Ternyata itu hanya menjadi harap yang tak akan pernah bisa terjadi
Sebab nyatanya, aku tak pernah bisa seirama dengan maunya hatimu
Itu menjadi kesadaran bagiku, membuatku sadar diri dengn segala keterbatasanku
Perlahan, aku akan memalingkan hati pada harap yang pernah tertuju ke arahmu dan tak lagi mau merasakan sakit perihal merindukanmu

***
Lusy Mariana Pasaribu

Selasa, 09 Juli 2019

Teman Literasi

Teman Literasi
.
.
Aku kau menyukai tulisan
Aku kau bisa berbagi melalui tulisan
Aku dan kau menerima tulisan jadi bahan bacaan
Kita saling memberi tanggapan
Kita saling memberi masukan
Kita pun saling menghargai tulisan-tulisan yang tercipta
Teman di kejauhan teman  literasi
Terdapat senyum yang tak terlihat dan ada cercah bahagia dalam diri
Ada warna- warni di perjalanan hidup melalui teman literasi
Ada aura baru yang terungkap sebab teman literasi hadir

***
Lusy Mariana Pasaribu

Senin, 08 Juli 2019

Penjelajah Aksara

Penjelajah Aksara
.
.
Aku menyukai aksara dan sudah banyak waktu yang kunikmati untuk menjelajahi aksara, terlebih aksara puisi

Aku pun suka bersembunyi bahkan menyelimuti perasaan hatiku dengan bait-bait puisi
Aksara puisi adalah teman setia bagiku, karena selalu ada dan hadir di perjalanan waktuku
Melalui aksara puisiku, aku bisa berbagi warna-warni perasaannku

Deret aksara dalam puisiku, menghadirkan kebahagiaan tersendiri untuk diriku
Bagaimana tidak? ketika aku terpuruk dan terbelenggu dalam kesakitan yang membuatku tak mampu berkata-kata,  aksara puisiku akan menjadi penenang bagi hatiku

Bersama aksara yang kujelajahi,  banyak makna dan kesadaran hidup yang kuterima

***
Lusy Mariana Pasaribu

Minggu, 07 Juli 2019

Tentang Juli

Tentang Juli
.
.
Juli adalah kesadaran akan rasa syukur dalam perjalanan hidupku
Karena melalui Juli ada hal baik yang diriku terima
Ketika Juli tiba aku tak ingin melewatkannya dengan cara yang biasa, aku ingin Juliku berwarna dengan harmoni kebahagiaan
Juli pun bukan sekedar melodi keindahan namun tentang perjuangan hidup yang harus kuhadapi
Juli adalah rindu yang menjalari hatiku akan harapan yang ingin kuraih dalam hidup
Bagiku, Juli menandakan cerita cinta nan indah dan terpatri di relung hatiku
Terimakasih Juli, karenamu melaluimu aku bisa menikmati moment istimewa melalui pertambahan usia seseorang yang berarti di hidupku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Dirimu dan Penantianku

Dirimu dan Penantianku
.
.
Enam tahun sudah aku mencintaimu dalam diam, menaruh harap yang tak pernah padam untuk bersamamu
Mengeja namamu pun adalah hal yang kugemari, karena perihal dirimu adalah keindahan dalam hidupku
Tanpa kau sadari,  kau sudah menyentuh ruang di hatiku dengan embun-embun cinta

Aku pun tak pernah menghiraukan kegelisahan dan kelelahan yang tumbuh di relung hatiku karena menantikanmu
Walau banyak suara-suara yang coba menggoyahkan perasaanku terhadapmu
Tapi aku tak bisa berpaling bahkan tak berdaya melawan perasaan cintaku terhadapmu

Rasa hatiku masih di hujani senar cinta yang terbungkus  dengan sangat rapi ke arahmu seorang
Dirimu dan penantianku akan kubiarkan mengalir di perjalanan waktuku, karena itu merupakan kisah cinta yang kupilih
Atas nama cinta, aku hanya berharap dinding-dinding penantianku akan berakhir bahagia ketika kita bersama

***
Lusy Mariana Pasaribu

Sabtu, 06 Juli 2019

Ibu

Ibu
.
.
Seseorang yang selalu berusaha mengertiku, walau dia sering kuabaikan bahkan sering kutolak di ruang hatiku

Aku sadar kalau aku tak berhak melakukan itu
Aku sadar aku harusnya lebih menghargai dan lebih bersyukur memiliki dia di hidupku
Karena tanpa dia,  aku adalah seseorang yang hancur dan tak berharga

Terus dia morat marit untuk beri yang terbaik bagiku
Terus dia menahan segala luka yang menerpanya

Dia yang selalu menebar doa dan harapan baik bagiku
Dia dan air matanya jadi saksi keberadaanku hingga saat ini

Dia sandarakanku
Dia itu ibuku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 03 Juli 2019

Warna Baru di Hidupku

Warna Baru di Hidupku
.
.
Di pusaran waktu yang kulalui ada warna baru yang menghampiri hidupku dan itu sangat menarik bagiku, karena kau hadir dan menyapaku dengan caramu
Ini fase yang menyenangkan perasaanku, sebab ada degub yang membuncah di hatiku ketika berbicara denganmu

Kau mampu menghantarkan getaran keindahan dalam warna hidupku yang pernah kelabu, buatku menyatu dengan kebahagiaan
Ada canda tawa yang mengelilingiku karena dirimu, dalam jiwaku pun terdapat rona istimewa yang tersusun dengan rapi dan itu berhasil membuatku tersenyum merekah

Kau membawa warna kelembutan yang memacu rasa rinduku tertuju ke arahmu
Sungguh, karenamu aku bercengkerama dan berjumpa dengan warna baru yang istimewa di perjalanan hidupku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Senin, 01 Juli 2019

Kita adalah

Kita adalah dua orang asing sebelumnya, yang sama sama pernah mengalami kekeringan hati
Kita adalah dua orang asing yang saling menyapa
Kita adalah pertemuan yang diizinkan semesta
Kita adalah aku dan kamu
Kita adalah untaian dari narasi-narasi indah
Kita adalah bisik-bisik rindu dalam romansa asmara
Kita adalah hadiah indah dalam bagian hidup, yang penuh misteri dan dinamika
Kita adalah koma yang akan berakhir pada titik
Kita adalah beranda rumah yang akan saling mengisi
Kita adalah rasa yang terperangkap dan terjerumus dalam cinta

***
Lusy Mariana Pasaribu

Istimewanya Wanita

Ia adalah makhluk istimewa karena bisa memberikan kehidupan baru dari rahimnya

Ia pun makhluk unik karena bisa menutupi kesedihan dan tak menghiraukan derita yang di rasa demi orang yang di kasihinya

Ia juga makhluk tangguh yang selalu kuat menjalani hidup untuk keluarganya, walau badai hidup menghantam perjalanannya

Ia memiliki pesona seperti sosok bidadari yang akan melabuhkan kasih dan cintanya dengan tulus pada orang orang yang dikasihinya

Ia makhluk kuat karena memiliki semangat dan harga diri, dalam meraih dan menggapai mimpi indah untuk keluarganya

Istimewanya ia karena ia adalah seorang wanita

***
Lusy Mariana Pasaribu