Jumat, 28 Juni 2019

Pada Musim yang Kunamai Rindu

Pada  Musim yang Kunamai Rindu
.
.
Pada musim yang kunamai rindu, terkadang ada kegelisahan dan air mata
Jiwaku tenggelam dalam penantian, berharap perjumpaan akan bermuara di perjalanan waktuku

Ketika jarak dan waktu menjadi sekat di antara aku dan kau, ada warna keresahan yang menjalari diriku
Tak ingin hatiku kemarau perihal merindukanmu dan buatku terkapar dalam garis kegelisahan

Pada musim yang kunamai rindu, aku hanya ingin hatiku tertuju pada hatimu
Menikmati kenangan yang pernah tercipta denganmu dan aku ingin menciptakan jejak jejak cerita yang bahagia bersamamu

Aku akan bersabar dan menanti kehadiranmu di hidupku
Karena kau adalah kekasih hatiku dan menjadi salah satu alasan bagiku untuk bisa tersenyum

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 26 Juni 2019

Diammu Itu

Diammu Itu
.
.
Tepat di malam ke dua puluh lima bulan Juni tahun dua ribu sembilan belas
Ada kebisuaan yang berterbangan  di dalam dirimu
Bilik hatimu pun dihinggapi kegelisahan yang tak mau kau bagi
Aku bisa merasakan kau sedang terluka dan itu menghantarkan irama kesenduan di hatiku

Ketika kau selalu diam, itu menggelisahkanku dan aku tenggelam dalam kekhawatiran
Hal itu menjadikan diriku tak mudah untuk menjalani hari karena aku mengalami kerumitan yang teramat dalam
Aku pun bercengkerama dengan kidung kesedihan
Bahkan aku tak mampu melukiskan keindahan karena angin kesepian yang berhembus kencang di hatiku karena diammu

Jangan biarkan sikap diammu terus bertahta di samudera hatimu
Itu akan membuat jiwamu dicengkram kesunyian dan kekosongan hati seorang diri
Berharap akan ada kedamaian yang menghampiri hatimu
Hingga kau bisa membuka diri dan aku bisa kembali lagi merasakan kenyamanan pun kebahagiaan bersamamu

***
Lusy Mariana Pasaribu

Minggu, 23 Juni 2019

Bunga-bunga Rindu

Bunga-bunga Rindu
.
.
Kau masuk di dalam duniaku dan merajut lembaran-lembaran cerita di perjalanan hidupku
Menempatkan jiwaku dalam warna-warni cintamu
Membuatku istimewa dan ingin terus bergelayut pada hatimu

Kini, kita tak lagi seirama dalam ruang dan waktu
Kita ada dalam jarak yang terbentang,  terpisah karena perbedaan kota
Namun it tak menyurutkan cintaku padamu dan harapanku untuk  bisa bisa bersamamu terus membuncah di hatiku
Di semesta hatimu selalu tersusun cinta yang tak pernah pudar untukku

Akan kubiarkan bunga-bunga rindu ini tumbuh leluasa dan bersarang di kedalaman hatiku
Karena pada saatnya, rinduku akan tuntas dalam pertemuan
Sebab kau itu seseorang yang kusemogakan untuk menjadi bagian dalam hidupku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Sabtu, 22 Juni 2019

Aku, Cinta dan Hujan

Aku, Cinta dan Hujan
.
.
Hujan jadi saksi terungkapnya kebenaranmu
Hujan beriku kesadaran perihal kamu
Aku pernah alami lara yang begitu hebat karena mencintaimu
Aku pernah kecewa karena janji manismu yang palsu
Kau buat hatiku patah karena penghianatanmu
Kini tak ada lagi harapan akanmu
Tak ada lagi cinta untukmu
Tiap bulir air mata jatuh menenggelamkan lu
Biarlah kisahku denganmu jadi pelajaran berharga bagiku
Penghianat hati memang tak pantas untuk hatiku
Hujan melukiskan kejujuran bagiku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Jumat, 21 Juni 2019

Menyelami Hatimu

Menyelami Hatimu
.
.
Ini adalah kisah dari perjalanan waktuku, banyak dinamika yang terjadi
Banyak peristiwa di hidupku yang berkali-kali tak dapat kupahami
Ada kekacauan, ada pula embun kesejukan yang menetes
Seringkali, sepi hati yang bertahta di lorong hatiku

Hingga pada saat itu di usiaku yang ke dua puluh lima, Tuhan mengizinkan diriku bertemu denganmu
Dengan dirimu seseorang yang sangat ramah dan punya daya tarik tersendiri
Seiring berjalannya waktu yang melaju, kita berkomitmen menjadi pasangan kekasih
Kau adalah kekasih pertamaku dan orang yang pertama kali mengajariku tentang romansa asmara

Bersamamu, aku menjadi perempuan yang berharap
Berharap selalu dicintai olehmu dan di riak-riak waktuku aku ingin menyelami hatimu agar bisa mengisinya dengan cahaya cintaku
Kilauan pesona yang ada dalam dirimu buatku hatiku tertegun, sebab kau mampu membasahi dan mengalirinya dengan kedewasaan pun penerimaan

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 19 Juni 2019

Kisah Cinta Di Stasiun Mojokerto

Pagi itu pertama kali aku bertemu denganmu di stasiun Mojokerto
Dengan nyata aku melihat sosokmu yang indah
Bergulirnya waktu kita berbagi kisah dan cerita, menikmati moment-moment berdua
Pada akhirnya kita menyatukan rasa yang membuncah di hati
Kehadiranmu menghantarkan getaran cinta di hatiku

Jauh sebelum bertemu dirimu,  sungguh hatiku bersarang pada kesepian
Kini,  perasaan sepi itu tenggelam dan lenyap dari kehidupanku
Kau mampu memantik perasaan bahagia di perjalanan waktuku
Aku pun ingin selalu mengetahui berita tentang dirimu bahkan menjadi seseorang yang mengisi sudut sudut kehidupanmu

Tapi itu hanya kisah dua tahun lalu, sebab sekarang kau tak lagi bersamaku
Akhirnya kita berpisah oleh sekat yang bernama penghianatan
Dalam balutan kesedihan, aku merelakanmu pergi dan mengubur harapan untuk bersamamu
Maka kini, perihal dirimu hanya menjadi gema yang tak lagi menarik di perjalanan waktuku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Senin, 17 Juni 2019

Mantan Terindah

Mantan Terindah
.
.
Kau seseorang yang pernah mengisi hari-hariku dengan keistimewaan
Mewarnai duniaku dengan cintamu
Bersamamu, aku pernah menikmati kebahagiaan
Kau juga pernah menciptakan senyuman di raut wajahku
Kini, kita sudah berpisah dan kau tak lagi menjadi kekasihku
Tanpa penjelasan kau hilang begitu saja dan pergi meninggalkanku seorang diri, memberikanku luka dan air mata
Walau begitu,  kenangan bersamamu tak akan pernah terkikis dari memori hatiku
Karena kau seseorang yang pernah menyelamatkan jiwaku ketika aku terombang ambing oleh gelombang kebodohan
Kau adalah mantan terindah yang pernah ada di perjalanan hidupku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Ayah

Ayah
.
.
Berderet perdebatan dan perselisihan terjadi denganmu
Itu karena kau selalu tak sepaham dengan setiap hal yang menjadi pilihanku
Sering kau sematkan letih di perasaanku
Terkadang kau sangat menyebalkan dan menyesakkan hatiku, karena sekalipun kau tak pernah menunjukkan kasih sayang padaku
Aku sadar bahwa itu caramu bersikap untuk melindungiku
Ketika kesedihan dan kegundahan hati menyapamu, tak pernah sedikitpun kau mengacuhkannya demi memberikanku lautan kebahagiaan
Aku bisa merasakan, perjuangan dan cintamu tak akan pernah pudar untukku
Kau adalah seseorang yang tak akan pernah meninggalkanku
Terima kasih ayah, aku megasihi dan menyayangimu

***
Lusy Mariana Pasaribu

Lelaki Pertama di Hidupku

Aku merindukan dekapanmu
Aku ingin membingkai cerita bersamamu
Aku ingin melukis senyuman di wajahmu lagi
Maaf, aku sering buatmu terseret pada gejolak amarah
Maaf, aku jadi tangisan di hatimu
Maaf, aku sering tak sepaham dengan maumu
Kita berdua saling terluka dan kehilangan
Kita berdua terlalu pandai berkamuflase
Kita berdua alami sendu hati yang dahsyat
Biarlah risau ini berganti nama menjadi damai
Harapanku, kau bisa memahamiku dan menerima keberadaanku
Harapanku, akan ada waktu bagi kita untuk melepas kesenduan
Bagiku,  kau tetap ada di hatiku "ayah"

@lusymarianapasaribu

Istana Cinta

Istana Cinta
.
.
Sayang, kau adalah seseorang yang menutup luka hati dari masa laluku
Bersamamu,  aku kembali merasakan warna warni mencinta
Berharap akan ada istana cinta yang terbangun dari hubungan kita

Bagiku, kau seperti cahaya bintang bintang yang berjatuhan di hatiku
Tak ada keraguan yang kau tebarkan di perjalanan hidupku
Walau, ada kecemburuan juga kegelisahan yang mendarat di hatiku karena mencintaimu

Istana cinta yang ingin kubangun bersamamu, akan menjadi memori yang menyenangkan perasaanku
Karena itu,  aku akan menabur hamparan komitmen dan janji hati dalam cinta kita
Kau adalah seseorang yang kupilih untuk menjadi bagian dalam hidupku, memasuki ruang demi ruang dimensi hatiku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Sabtu, 15 Juni 2019

Aku Tersanjung Dicintai Olehmu

Aku Tersanjung Dicintai Olehmu
.
,
Aku pernah menyerah perihal mencintai karena terperdaya dan bersekutu pada luka yang teramat
Empat tahun lamanya aku menutup diri, memutuskan untuk berhenti mempercayai romansa asmara
Aku diselubungi ketakutan akan bayang-bayang penghianatan

Perlahan, semua paradigma itu berubah Kehadiranmu di perjalanan hariku menggugurkan kebekuan dalam hatiku
Kau mengisi ruang dalam hatiku dengan kesabaran, menghantarkan irama kesadaran dan kedamaian bagiku
Mengajariku untuk memaafkan dan tak lagi menyimpan luka serta kegelapan di hati

Kini,  sudah sembilan bulan lebih tiga belas hari kau menemani perjalanan waktuku Buatku merasakan nada-nada keindahan saat bersamamu, kembali kau tumbuhkan cahaya cinta dalam hidupku
Kedewasaan dan kebaikan hatimu ketika memperlakukanku buat hatiku terjerat dalam cintamu
Aku tersanjung dicintai olehmu, ada air mata sukacita yang tumpah di halaman hatiku karena bisa bertemu dirimu

***
Lusy Mariana Pasaribu

Rabu, 12 Juni 2019

Barisan Puisi Cinta

Barisan Puisi Cinta
.
.
Aku suka menjadikanmu obyek di puisi-puisiku
Menerjemahkan dan membahasakan dirimu menjadi barisan puisi cinta
Kau makhluk Tuhan yang membuat hatiku terpesona, menyembuhkan luka hatiku karena kehilangan cinta
Kau mampu menenangkanku ketika amarah bercumbu denganku

Kau pembawa kebahagiaan dalam hidupku
Hadirnya dirimu, buat waktuku tak pernah lagi ditiduri sepi
Bersama keberadaanmu, aku menerima arti sebuah ketulusan
Di lorong waktuku, akan aku biarkan diksi demi diksi tentangmu bermekaran dalam barisan puisi cinta yang kutuliskan untukmu

Aku selalu ingin tertuju ke arahmu dan bersemayam cahaya cintamu
Keseluruhan tentangmu memberi dan membawa getaran getaran perasaan istimewa bagiku, hingga aku pun larut dan jatuh cinta dalam warna asmaramu
Kau berhasil menjatuhkan daun daun hatiku pada kesejukan dan aroma keindahan nan damai
Berharap cintaku dan cintamu akan terus menyala dan terikat pada kesetiaan

***
Lusy Mariana Pasaribu

Selasa, 11 Juni 2019

Kota Medan

Kota Medan
.
.
Kota yang dikenal dengan sebutan "Horas"
Walau tak semua penduduknya suku Batak
Sebab berpenduduk heterogen dari agama dan ras yang beragam

Identik pula dengan orang orang bersuara keras
Namun,  orang di kota Medan bukanlah orang orang yang keras hati

Medan, kota yang memberikan banyak hal bagiku
Menghargai dan menerima perbedaan yang ada

Aku bersyukur buat keberadaanku di kota Medan
Karena menjadi saksi perjuanganku untuk mencapai masa depan, aku pun dilimpahi banyak warna warni pelangi di hidupku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Senin, 10 Juni 2019

Bintang di Hatimu

Bintang di Hatimu
.
.
Ingin selalu menjadi bintang di hatimu
Setia dan menetap dalam jalur dimensimu
Menemani setiap lembar lembar cerita dan perjalanan hidupmu

Ketika kau redup dan gundah gulana,  berbagilah denganku
Aku akan mendengar keluh kesah hatimu
Berharap aku akan bisa menghibur dan menenangkanmu melalui cahaya cinta yang kumiliki untukmu

Aku ingin kehadiranku memberikan kehangatan bagi perjalanan waktumu
Membawa irama dan sinar kebahagiaan dalam jiwamu
Menjadi pelangi yang mewarnai duniamu pun pelipur hatimu

Hingga kisah cinta kita akan sejajar dalam harmoni asmara
Melahirkan energi kenyamanan di hatiku pun hatimu
Ditumbuhi jejak-jejak aroma keindahan dan kasih sayang yang tulus

***
Lusy Mariana Pasaribu

Minggu, 09 Juni 2019

Aku dan Penyesalan

Aku dan Penyesalan
.
.
Ditimpa kebodohan, meninggalkanmu yang tulus dan benar benar menghargai diriku
Menyakiti hatimu berulang ulang kali dengan melontarkan kata kata kasar
Bahkan seenaknya mengakhiri perjalanan kisah cinta yang sudah terjalin

Aku tertarik pada godaan hati yang lain, membiarkan diriku terjerat dalam rayuan dan perhatian semu
Membuat duniaku berubah dan menjauh dari cintaku
Bergulirnya waktu, aku pun dihempaskan dan ditinggalkan
Buat hatiku mengalami kepatahan dan menangis seorang diri

Kini aku paham, pergi darimu adalah hal yang membuat hatiku terluka
Musim musim hidupku tak lagi berwarna, ruang waktuku pun menjalar pada kesunyian dan kekosongan
Sekarang yang tersisa hanya penyesalan

***
Lusy Mariana Pasaribu

Harapan, Cinta dan Iman

Harapan, Cinta dan Iman
.
.
Ketika waktu dan jiwamu tersudut pada kehampaan
Ditinggal dan lupakan begitu saja
Menyisahkan kekecewaan dan cerita pilu, bahkan tak ada yang bisa memahami dirimu

Jangan berlarut larut dalam kekecewaan dan dipermainkan perasaan yang membuat dirimu lemah
Hingga tenggelam dalam lautan ketakutan
Masih ada harapan, cinta dan iman untuk berjuang dalam hidup

Percayalah bahwa harapan, cinta dan iman akan memberimu kekuatan untuk menjalani masa kini pun masa depan
Genapkan hati dan dirimu pada keyakinan untuk menerjang badai hidup yang terkadang membuat putus asa
Langitkan doa pada pemilik skenario terbaik hidupmu, karena hanya cintaNya lah harapan terbaik dalam hidup

***
Lusy Mariana Pasaribu

Minggu, 02 Juni 2019

Semesta Cinta dan Pertemuan

Semesta Cinta dan Pertemuan
.
.
Bukan hanya kau yang menginginkan temu
Dalam jiwaku, rinduku padamu pun senantiasa bergejolak untuk bisa bertemu denganmu
Hingga dalam kegelisahanku air mata rindu tumpah berkali kali hanya untuk dirimu, karena perihal dirimu adalah keindahan yang tersusun rapi dalam semesta cintaku

Aku ingin berbagi cerita denganmu, menenun kebahagiaan bersamamu
Pertemuan denganmu adalah hal yang selalu kurindukan
Bisa duduk berdua berdua denganmu dan menggenggam erat tanganmu pun menatap wajahmu

Bahkan senyum dan pelukanmu adalah candu yang kugemari
Karena ketika itu terjadi perasaan hatiku akan dipenuhi bunga bunga asmara
Buatku menari dengan riang gembira, seperti dijatuhi bintang yang bersinar terang benderang

Di semesta cintaku, akan selalu ada tempat untukmu dan pertemuan kita
Aku pun akan setia menjaga asa untuk bersua denganmu, yang akan menghantarkan senyuman di wajahku
Dan seluruh kisah kita akan terukir dengan sangat istimewa di hatiku

***
Lusy Mariana Pasaribu

Sabtu, 01 Juni 2019

Bersamamu, Aku Jatuh Cinta

Bersamamu,  Aku Jatuh Cinta
.
.
Bersamamu, aku melalui waktu dan menikmati lembar-lembar sketsa kehidupanku dengan warna kebahagiaan
Menaklukkan gelombang keresahan yang bergejolak di hidupku
Genggam tanganku selalu dan jangan pernah tinggalkan aku,  karena kau adalah kekasih jiwaku yang menjadi pelindung dan penenang bagiku ketika jenuh dan gundah menerpa diriku

Aku pun menikmati dan menyukai moment istimewa, saat dimana rasa dan asa kita berpadu jadi satu
Bersamamu, Aku jatuh cinta
Aku ingin merawat dan menjaga janji hati yang sudah terucap
Kau adalah salah satu alasan bagiku,  untuk bisa menikmati hari hari di perjalanan waktuku
Berharap kau akan bertahan bersamaku, hingga aku bisa bercengkerama dan bersandar nyaman padamu

Dalam alur kehidupanku,  perhatian darimu adalah hal yang indah dan kusyukuri
Itu adalah hal manis yang bermakna dan tersimpan di relung hatiku, biarlah kita saling menerima dan berpegangan tangan untuk menjalani cerita cinta kita
Jatuh cinta denganmu adalah perasaan hebat yang menghampiri hatiku, sebab kau mampu menyirami dan menenggelamkanku pada cahaya cinta tulusmu

***
Lusy Mariana Pasaribu