Jumat, 02 Januari 2026

Cinta diikuti Pengampunan

Unsplash
...

Benarkah cinta dikuti pengampunan, tidak layak menerima maaf tapi diberi maaf. Atau itu hanya sekedar narasi. Dan sengaja melupa dari perbuatan-perbuatan tidak bermoral dari seseorang yang suka mendominasi.

Ada seseorang yang kelihatan rohani, tapi itu hanya permukaan di luar karena yang menjadi realita seseorang itu adalah seseorang yang memiliki nilai tentang uang-uang dan uang. Jadi tidak mudah ketika mengatakan cinta diikuti pengampunan, karena ada seseorang atau banyak orang yang memanfaatkan kalimat itu.

Dalam hidup seseorang yang lain terlalu banyak tragedi dan sentuhan kejahatan yang terjadi, rela menjadi pelajur-pelajur yang mengatasnamakan kenyamanan di waktu senggang dengan padang ilalang liar demi tercapainya keegoan. Terlalu bodoh untuk mengakrabi dosa yang telanjang. 

Mungkin benar kalimat itu bahwasanya cinta di ikuti pengampunan tapi untuk menghidupi kalimat itu yang sulit. Terlebih antara seseorang dan seseorang lain ada keterbatasan dan fobia takut gagal walau sadar kita semua adalah sampah, sampah yang didaur ulang, karena tidak ada satupun seseorang yang benar-benar bersih. Jadi untuk mengatakan cinta diikuti pengampunan itu benar-benar sulit, seperti usaha menjaring angin terasa ada tapi tidak bisa ditangkap.

Cinta diikuti pengampunan, ada di ambang rasisme tanpa ujung. Apakah ingatan masa lalu yang tak bisa lepas seperti dendam dan kepahitan melingkupi cinta yang diikuti pengampunan, sampai kapan? Cinta di ikuti pengampunan seperti membiarkan rasa yang tersiksa. 

Namun di atas itu semua barangkali adalah keikhlasan atas segala derita dari seseorang kepada seseorang yang lain atas dasar cintamu, sangat tidak mudah tapi berdoalah semoga mampu menjalani sehingga kalimat cinta diikuti pengampunan akan terjadi.

***

Rantauprapat, 02 Januari 2026

Lusy Mariana Pasaribu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar