Kamis, 28 Februari 2019

Perjalanan Pagi

Perjalanan Pagi

Rembulan baru berlalu dan waktu terus melaju hingga fajar menghampiri
Memberi semangat pada diri untuk memulai perjalanan pagi
Bebaskan hati dari gelapnya malam di perjalanan pagi dan dekap erat kehangatan diri
Lentera hati akan menerangi dan membawa jiwa menari dalam kebahagiaan memulai hari
Indahnya pagi menghantarkan jiwaku pada aroma ketenangan
Perjalanan pagi ku tuliskan dalam puisiku dengan cinta
Perjalanan pagi berfrekuensi menjerumuskanku pada janji  menuntaskan kerinduan untuk menggapai masa depan
Perjalanan pagi seperti titik pada lingkaran hidup yang mengingatkan diri tentang perjuangan hidup

@lusymarianapasaribu

Memberontak

Memberontak

Sudah sangat lama diri jenuh
Sudah sangat lama ingin melepaskan diri
Sudah sangat lama tak ingin di genggam

Ingin sendiri
Ingin menghilang
Ingin jauh

Memberontak ingin lakukan itu
Memberontak kata yang tersimpan di diri
Memberontak tapi tanpa pemberontakan

Entah apa dan mengapa
Entah akan terjebak dalam berontak
Entah selalu hanyut dalam lisan dan nyata kata berontak

Perlu kesadaran
Perlu penerimaan
Perlu memafkan

@lusymarianapasaribu

Aku Hanya Perempuan Biasa

Aku Hanya Perempuan Biasa

Aku hanya perempuan biasa
Perempuan yang menyukai cinta,  rindu dan puisi
Aku hanya perempuan biasa
Perempuan yang tersihir pada penantian akan berlalunya kesendirian
Aku hanya perempuan biasa
Perempuan yang melukiskan kontemplasi alur kehidupan melalui buku dan puisi
Aku hanya perempuan biasa
Perempuan yang bersama asa, berkali kali menghembuskan kerinduan untuk di hampiri kata berdua dan menemukan sauh bagi hatiku
Aku hanya perempuan biasa
Perempuan yang memiliki perasaan dan mendambakan kebahagiaan dalam hidup

Rabu, 27 Februari 2019

Pelangi Yang Terlihat

Senyum di wajahmu ibarat pelangi yang terlihat

Hadirmu beri warna  bagiku

Suara dan senyummu meluluhkan hatiku yang beku


Pelangi itu memang indah tapi tak selalu hadir setiap saat

Perihal hadirmu aku juga tahu takkan setiap saat

Perasaan  nyaman akan hadirmu


Aku senang kau hadir dan menyapaku

Aku tak ingin terjebak karena kenyamanan

Aku bawa sapaan pelangimu, sebagai warna di perjalananku


Terima kasih buat sapaan pelangimu



@lusymarianapasaribu

Cintaku, Cintamu dan Cinta Kita

Cintaku,  Cintamu dan Cinta Kita

Aku ada di sini
Kau ada di seberang
Kita ada di dua arah yang berbeda
Kita apatis pada perbedaan yang ada
Karena aku dan kau adalah cinta
Cintamu ibarat sinar yang menyinari hatiku
Cintaku ibarat senja yang romantis karena cintamu
Tapi ada sesak dalam cinta kita,  sebab cintaku dan cintamu berbau penyekat yang sulit di satukan
Bukankah cinta adalah anugerah dalam hidup
Tapi,  cintaku dan cintamu tak bisa berlabuh pada altar suci
Ada cinta yang di dapatkan
Ada cinta yang harus di lepaskan
Ternyata tak semua cinta bertandang pada kapal yang sama

Selasa, 26 Februari 2019

Perbedaan

Perbedaan

Menghormati perbedaan antara dua insan
Menjalin kisah yang di bicarakan
Menyampaikan alunan rasa di hati
Menikmati kisah dari alunan rasa yang tercipta
Jarak jadi saksi perbedaan
Terdiam dan terhanyut dalam sepi
Berteman dengan sunyi akan jeritan HATI ini
Hati sadar benar,  berada di atas jurang perbedaan
Tapi mengabaikan perbedaan itu,  untuk merasakan bahagia sementara
Entah siapa yang akan jatuh
Entah siapa yang akan menarik
Entah tidak keduanya
Masih menjadi misteri semesta
Akhirnya rasa ini kalah dengan jarak
Jarak yang tercipta, ya "PERBEDAAN"
Jarak yang menjulang tinggi di antara HATI
Hati ini berbisik "memang tidak bisa bersama"
Pergi bahkan ketika rasa masih bersemi

@lusymarianapasaribu

Keceriaan

Merasa lebih baik
Melupakan luka yang kurasa
Kalian membawa keceriaan
Kalian membawa tawa bagiku
Kalian menyentuhku
Aku benar benar butuh keceriaan
Aku terima titik terang dari kalian
Aku berterima kasih buat kekonyolan kalian
Ruang hatiku dialiri senyuman
Ragaku dan jiwaku akan dilepaskan dari gundah dan gelisah

@lusymarianapasaribu

Wanita Pecinta Senja

Wanita Pecinta Senja

Senja menghadirkan kepingan kepingan nostalgia yang manis
Senja terlalu indah untuk di abaikan
Aku rela menunggu senja hadir di setiap hariku
Aku terlena akan nikmatnya merasakan senja
Aku sadar bahwa melihat senja ada di hariku merupakan pemberian yang istimewa
Sebab senja adalah saksi tentang kisah pertemuan kita
Senja pun merupakan saksi keputusan kita dalam berkomitmen dengan cinta
Senja pun merupakan daya magis bagiku karena mengingatkanku tentang romansa cinta kita

Aku adalah wanita pecinta senja

Sebab bagiku senja bukan hanya karunia Sang Pencipta tapi juga memiliki sensasi yang bergelora di hatiku
Ketika senja yang di tunggu sudah hadir dan menyapa,  ada pesona simfoni  yang menggema dalam langit hatiku
Senja itu kata yang memikat hatiku sebab senja bukti dari cinta yang kita rengkuh
Senja itu hal yang ku rindukan hadir dan menghampiri sebab senja telah mewarnai kisahku, senja hadir dalam diam membangkitkan semangat dan memberi ketenangan bagi jiwa yang merindu

Suara itu Penyelesaian

Suara itu penyelesaian

Kau tebarku dengan kesunyian
Kau tenggelam dalam diam yang panjang
Aku bercengkerama dengan risau
Aku ingin mendengar suaramu
Bersuaralah,  aku butuh kau bersuara
Kau buatku merasakan api rindu
Kau tanpa suaramu ibarat gulungan ombak yang menghanyutkan
Aku mau di gerogoti warna warni yang pernah kau beri
Aku butuh berbagi cerita denganmu
Bersuaralah,  jangan bersembunyi
Kala kau ditimpa kesusahan
Kala kau diterpa kegundahan
Aku ada menemanimu
Aku mendengarkan celotehanmu
Terbukalah dan nyatakan dengan suara apa yang kau rasa
Jangan kau tergerus dalam duka
Jangan  kau di kuasai nestapa luka
Aku berharap kau di selimuti kedamaian
Aku mau kau menjalani hari dengan tujuan dan bahagai jadi teman
Suarakan harapan dan kerinduanmu dalam doa dan serahkan pada Sang Pemilik hidup
Suara itu penyelesaian
Penyelesaian dari segala rasa dalam diri
Diri tak melihat suara tapi mendengar suara
Suarakanlah suaramu tanpa diam tanpa menutup diri tanpa persembunyian
Persembunyian mu dari suara tak akan beri penyelesaian

@lusymarianapasaribu

Senin, 25 Februari 2019

Perempuan Puisi

Perempuan Puisi

Sebuah harapan ku tuliskan dalam puisi
Sebuah keinginan yang tak tersampaikan ku tuliskan dalam puisi

Ku sangkutkan kerinduan hatiku pada puisiku
Ku hanyutkan aksara demi aksara yang terurai dalam puisi

Sebab puisiku itu memiliki kharisma tersendiri untuk diriku

Aku perempuan puisi
Aku tuliskan banyak hal di dalam puisiku
Aku arsipkan kata kata yang menari nari dan bergelayut manja di pikiranku ke dalam tulisan puisiku

Aku mendekap dengan erat dan mengukir abjad demi abjad hingga melarungnya di pelabuhan puisiku
Aku perempuan puisi yang berdansa dengan keindahan rima,  sajak dan melodi ragam diksi

Karena warna yang terlukis pada bait puisi membuatku terpukau dan akhirnya menyeretku pada cahaya cinta akan indahnya puisi


@lusymarianapasaribu

Tersesat di Pelukanmu

Tersesat di Pelukanmu

Aku masuki bingkai romantisme
Asik bermalas malasan dan enggan keluar
Aku merasakan kenyamanan
Aku tak ingin pergi dan meninggalkan zona ini
Aku suka tersesat lama, tersesat di pelukanmu
Tak ada lagi kata sedih dan ketakutan jika tersesat di pelukanmu
Cahaya hati bersinar kala tersesat di pelukanmu
Hatiku sekejap luluh sebab ada di pelukan sang kekasih jiwa
Pelukan sang kekasih jiwa itu candu yang beri rasa manis dan menyenangkan
Aku menemukan pelukan yang membuatku terima sajian kebahagiaan dan aku rela tersesat di pelukanmu

@lusymarianapasaribu

Ketika Cinta di Nodai

Ketika Cinta di Nodai

Ketika cinta di nodai,  ada rasa sakit yang tergores
Waktu yang ada menjadi tercela
Keindahan hati tercemar
Ketika cinta di nodai, ada hati yang tercabik
Gairah pun memudar
Hidup di rangkul kegelisahan
Setelah cinta di nodai, ada kepercayaan yang rusak
Ada hati yang patah karena luka
Kebahagiaan seketika sirna
Setelah cinta di nodai, ada aura negatif yang hadir
Terjadi sekat pemisah dalam hubungan
Sekat yang membuat perasaan menjadi rapuh dan redup
Ketika cinta di nodai, ada hati yang berkecambuk penuh amarah
Ada relasi yang kadarnya terkikis dan menjauh akhirnya memilih apatis

@lusymarianapasaribu

Virus Api Kebencian

Virus Api Kebencian

Di lumat jerit keegoisan
Berdansa dengan hati yang enggan mengalah
Berperang dengan halalkan tipu muslihat
Menebar kekacauan dengan terlihat baik
Membakar hati dari nurani dan terjerat dalam pekatnya kegelapan
Tak ada tawa tulus yang di berikan
Tanpa malu malu ingin melukai
Ingin buat orang lain kalah dan biarkan berdarah penuh luka
Mengusik orang lain dengan uraian kata kata yang manis
Harus berapa banyak derita?
Harus berapa kegundahan?
Buat hati menghitam dan berkarat pada sepinya kebenaran
Jangan terus biarkan virus api kebencian bertebaran dan berkuasa dalam hidup

@lusymarianapasaribu

Minggu, 24 Februari 2019

Bersama Puisi

Bersama Puisi

Ku menuliskan kata kata bersama puisi
Ku bercengkerama dengan aksara dan urai kisah kisah yang terjadi bersama puisi

Bersama puisi, ku rangkai ragam diksi tentang rindu,  cinta dan harapan
Bersama puisi, tercipta hembusan angin luka, kecewa bahkan penghiantan

Melupakan dan mengingat juga ku tuliskan bersama puisi
Mengikat dan melepaskan pun ku tuliskan bersama puisi
Jejak perjalanan kehidupan dapat tersampaikan melalui tulisan puisi
Selaksa rasa dan pikirkanku dapat tertangkap melalui puisi yang tercipta
Puisi itu wujud nyata dari cinta dan benci 


Puisi juga wujud nyata dari serpihan serpihan rasa sakit dan bahagia
Bersama puisi, aku dapat berdansa dan menari - nari tanpa ketakutan, tanpa persembunyian 


Bersama puisi, aku dapat menghasilkan kenyamanan dan kebahagiaan
Bersama puisi, aku dapat bercerita dan tenggelam dalam musim musim waktuku
Bersama puisi, aku dapat melukiskan kepingan kepingan perjalanan hidup
Bersama puisi, kisah lalu dapat di terjalin kembali
Bersama puisi, kisah yang baru dapat di mulai dan di nikmati

Tulisan tulisan dari ungkapkan hati ku abadikan bersama puisi
Teman yang tak pernah meninggalkanku adalah dia,  dia puisiku

@lusymarianapasaribu

Panah Panah Api Asmara

Panah panah api asmara

Aku ingin panah panah api asmaraku hanya tertuju pada hatimu
Aku menyatakan pada hatiku bahwa aku senang mengenalmu
Mencintai yang hakiki,  ku temukan saat bersamamu meski banyak perjalanan hidup yang tak mudah
Getaran bait bait asmaraku hanya tertuju pada satu makhluk Tuhan,  yaitu kamu lelakiku
Aku tak pernah berdusta tentang apa yang ku rasa kala bersamamu
Aku pun tak pernah kehilangan jati diri kala denganmu
Aku mencintaimu tanpa alasan dan aku dengan berani memenjarakan panah api asmaraku di lorong hatimu

@lusymarianapasaribu

Rabu, 20 Februari 2019

Mengapa?

Mengapa?

Mengapa melukai jika tak ingin di lukai?
Mengapa mencintai jika tak siap dengan segala konsekuensinya
Mengapa siap bertemu namun tak siap berpisah?
Berani memulai namun seringkali tak berani memperjuangkan
Bodoh dan membiarkan bodoh dengan biarkan hati yang menguasai diri
Sering biarkan diri dan hati sengsara akan luka yang di terima perihal janji manis yang di berikan
Tak jarang membuat perbedaan jadi pemecah dan memberi luka hati pada diri

Mengapa dan mengapa?

Selasa, 19 Februari 2019

Perihal Cinta

Perihal Cinta

Cinta adalah anugerah
Cinta dan mencintai adalah kisah kisah indah
Cinta adalah perasaan yang istimewa
Cinta adalah perekat ajaib bagi seseorang
Sebab cinta adalah pemulih dari luka
Cinta adalah tentang menerima dan memberi
Cinta bukan bicara tentang kesempurnaan dari seseorang
Cinta juga bukan tentang hitungan
Cinta adalah tentang ketulusan yang terasa
Cinta ibarat perahu,  perahu yang membawa insan manusia mendayungi gelombang kehidupan
Perihal cinta, tak akan ada akhir untuk membahasnya

@lusymarianapasaribu

Merengkuh Cahaya

Merengkuh Cahaya

Pernah padam dari integritas diri
Basah pada kebebasan yang tak seharusnya
Melebur dan tenggelam dalam lautan kebodohan
Menyatu dalam pekatnya kegelapan
Melupakan pentingnya kontemplasi hati
Hingga tersadar bahwa kehancuran semata yang ada
Merindukan lentera penerang bagi diriku
Merengkuh cahaya tuk dapatkan pembebasan dari belenggu dosa
Lepaskan diri dari kehambaran
Tak ingin jiwa ini binasa
Berharap cahaya hati akan menghampiri dan aku dapat keluar dari persembunyian yang membuatku alami kesuraman diri

@lusymarianapasaribu

Senin, 18 Februari 2019

Cinta yang tak Berujung

Cinta yang Tak Berujung

Aku pernah menyakini
Aku pernah mengharapkanmu
Karena kau adalah keindahan yang buatku merasa nyaman
Dan kau buatku jatuh hati padamu
Tapi, aku takut
Aku takut mengutarakan segala rasaku
Sebab kau selalu di hampiri kumbang kumbang manis
Kau pun tak pernah beri ungkapan kepastian, hanya ada kebisuaan dalam dirimu
Hingga,  aku mengalah dan kalah dari apa yang di rasa hatiku
Aku akan membawa hatiku  menjauh darimu
Sebab,  ku tak ingin benar benar menjadi asing denganmu
Biarlah kisah ini tak akan berujung untukku
Dan tak ada kata kita di antara kita

@lusymarianapasaribu

Kamis, 07 Februari 2019

Rindu di Rumit Cemburu

Rindu di Rumit Cemburu

Tak ingin di sapa kehilangan
Walau sering khawatir menghantui
Bukan aku tak percaya
Tapi aku cemburu karena waktu kita yang tak satu waktu
Cemburuku itu bentuk cintaku
Cintaku yang tertuju pada relung hatimu
Sebab perihal dirimu adalah hal yang indah bagiku
Pesona senyummu itu dapat menghapus laraku
Rindu dan cemburuku saling bersautan satu dengan yang lain
Bila rindu beradu dengan cemburu
Peraduan yang tak di ingini
Karena  cemburu itu penyakitnya rindu
Yang membuat rumit pemilik rindu
Sebab rindu diksi yang tak beraturan
Izinkan rinduku tersimpan relung hatimu
Karena rinduku tak pernah sudah untukmu

@lusymarianapasaribu

Rantauprapat, 07 Februari 2019

Rabu, 06 Februari 2019

Ketidakadilan Hidup

Ketidakadilan Hidup

Belajar menerima
Belajar ikhlas walau tak mudah
Serpihan luka yang di terima
Asa yang di beri berbanding terbalik dengan realita yang terungkap
Hidup penuh misteri
Di kecewakan oleh permainan hidup
Hidup memang aneh kadang kala
Hidup itu suka mengusuli
Ketidakadilan hidup yang di terima adalah warna warni kehidupan itu sendiri
Akan tetap menerima kenyataan
Tak akan goyah atas ketidakadilan hidup ini
Akan tetap tegar ketika hidup mulai di sengat kekacauan
Percaya akan ada embun sejuk yang hadir dalam kegelisahan hidup

@lusymarianapasaribu

Rantauprapat, 06 Februari 2019