Senin, 03 Maret 2025

Perempuan Itu dan Narasi yang Entah

@kulturtava
...

Ada-ada saja keusilan yang terjadi, janji tinggal janji. Hidup tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Hari Senin minggu pertama bulan ketiga lagi-lagi terjadi narasi yang entah, entah menuju kepada apa.

Apa perempuan itu terlalu gamang dan buta, untuk menerka terhadap tipu muslihat yang terjadi. Sudah terlalu banyak ego dan kompromi. Tapi tetap saja tidak mau berbalik arah dari hal-hal yang salah.

Selalu saja ada tangis, entah itu tangis dalam diam, entah itu tangis dengan suara atau tangis yang tertahan. Bermimpi tentang surga, apakah pernah menjadi nyata atau hanya menjadi narasi yang entah.

Pernah berharap banyak hal yang baik namun bodohnya sangat sadar pula sangat-sangat pernah mengumpat hal-hal yang tidak baik. 

Namun sungguh masih berharap, pada hari yang entah kapan, benar-benar ada keajaiban tercipta narasi yang bukan hanya entah. Melainkan ada kepedulian yang menyatu, sungguh perempuan itu berharap demikian.

***

Rantauprapat, 03 Maret 2025 

Lusy Mariana Pasaribu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar