Prahara Cinta
...
Ketika janji yang pernah mengharmonikan rasa
Membawa jiwa menari dalam kebahagiaan sudah diingkari
Hidup akan merana dan menderita, tenggelam dalam pekat
Tanpa kompromi, praha akan hadir pun bergemuruh
Prahara cinta dengan rasa sakit yang terkadang tak bersuara
Pancaran mata akan meredup kala hati teriris oleh tajamnya luka penghianatan
Buat nestapa dan kegundahan
Kini yang tersisa hanyalah syair-syair kesuraman
Berharap, luka ini segera teratasi
Bersama keikhlasan, pada waktunya hati akan berjumpa dengan kedamaian
***
Lusy Mariana Pasaribu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar