Senin, 18 Mei 2020

Air Mata Rindu

Sumber : Pexels.com

Perpisahan ini terlalu cepat terjadi! 
Aku tak pernah mengingankannya
Tapi apa dayaku

Kau telah pergi dan meninggalkanku selamanya, keberadaanmu kini berada jauh dariku. Aku pun tak lagi  bisa melihat senyumanmu. Sering kubersembunyi dan berpura-pura tegar, agar terlihat baik tanpamu. Tetap saja aku kalah! 
Yang kubisa lakukan hanya menyajikan puisi untuk diriku sendiri, berbagi cerita kedalamnya dan meredakan jiwaku yang terbakar oleh air mata rindu akanmu

Aku takkan pernah bisa menanggalkan kerinduan akanmu. Seberapa keras pun aku berusaha tetap saja sorot mata indahmu masih terkenang di hatiku.
Tanpamu
Pagi, siang pun malam-malamku selalu melebur dalam kesunyian. Kini, aku hanya bisa diam terpaku melihat sederet gambar dirimu dan memilih berdamai dengan kepergian. Karena tak ada yang lebih menyedihkan dari perpisahan tanpa temu.

***
Lusy Mariana Pasaribu 
18.05.20
23:49


Tidak ada komentar:

Posting Komentar