Bertanya pada diri, apakah ia racun sehingga ia diperlakukan lain? Tenggelam dalam kisah rumit, hampir setiap hari berdansa dengan keasingan.
Korban dari kekuasaan dan luka dari lisan yang terucap. September kali ini memang menjadi luka dan ingatan yang suram. Masih ada dua puluh enam hari lagi melalui bulan ini, apakah tetap menjadi suram atau bahkan lebih suram? Tak ada yang tahu jawabnya.
Benar-benar sudah tenggelam dalam kisah rumit, tak ada yang menjadi penawar luka dan kesepian. Yang ada mental semakin terjajah. Entah di mana hak sejahtera yang seharusnya?
Walaupun malam ini semua ucap dan percakapan menorehkan luka yang teramat, tetap tak mau sesal ada dalam diri, mencoba berdamai dan tak akan mengumpat, walaupun memilih tenggelam dalam kisah rumit.
Tak ingin menjadi daun yang kering dan hati yang beaura hitam.
***
Rantauprapat, 04 September 2025
Lusy Mariana Pasaribu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar