Ketemu lagi dengan tanggal ini, tanggal di mana dilahirkan. Tak pernah di beri pilihan dan tak pernah memilih lahir di keluarga yang seperti apa, namun ada di semesta ini adalah kisah-kisah dengan rasa syukur yang menggetarkan hati. Walaupun sebenarnya ada rasa pesimis dan juga skeptis terhadap hari-hari, terkadang sudah lama ingin mati, terkadang juga sadar bahwa hidup yang punya itu bukan kita. Lebih sering menyembunyikan luka dari tatapan-tatapan itu.
Hey enam belas Maret, kembali lagi bernostalgia dan hari ini diingatkan untuk bersyukur atas pertambahan usia. Masih dipercayakan sandaran untuk bertahan menjalani sisa hidup. Bersyukur dan berdoa pada pemilik hidup untuk nikmat yang ada. Tidak boleh ada yang terlewat kecuali dengan doa hari ini. Romantisme Maret ada di enam belas Maret, itu sejarah hidup seseorang. Mencintai tanggal lahir, hey enam belas Maret, teruslah berjuang setidaknya dengan segala daya hingga akhir.
Berharap, memiliki damai sejahtera dan tenang teduh. Cerita-cerita hidup tidak selalu tentang kisah-kisah rumah tanpa jendela, tidak pula selalu tenggelam dalam sendu. Karena tentang rumah memiliki karakter yang masing-masing. Hey enam belas maret, ketika pun hari ini menjadi ruang sunyi untukmu yang dilahirkan hari ini, tidak apa-apa itu adalah perjalanan hidup, tetaplah memiliki kesadaran diri. Siapa yang akan mencatat hari ini kecuali dirimu sendiri, bahkan ketika hari ini adalah tanggal yang terlupakan sekalipun itu pun menjadi kenangan.
Selamat untuk seseorang yang bertambah usia di enam belas Maret hari ini, tetaplah sehat. Hari ini adalah sepotong kisah dari perjalanan seseorang. Karena itu adalah hal yang dirindukan. Sekali lagi, selamat ulang tahun untuk seseorang, untuk kamu perempuan itu. Semoga lampu-lampu dalam akal dan pikiran tidak begitu berisik dengan banyak gangguan.
Nikmati hari ini semoga menjadi sejarah kenangan yang manis.
***
Rantauprapat, Maret 2026
Lusy Mariana Pasaribu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar