Rabu, 03 Februari 2021

Ada Jeda di Antara Kita

@kulturtava
...
Aku telah berusaha untuk baik-baik saja dengan segala nyata dari keberadaan diriku dan dirimu. Pun menerima segala yang terjadi di antara kita.

Pada rotasi waktu yang tak pernah kutahu. Setelah lima tahun perpisahanku dengan dia, kau hadir dan masuk di kehidupanku. Semula, ada ketakutan dan keraguan di dalam hatiku.

Entahlah, aku sedang bingung. Tak tahu apa yang harus kuperbuat. Ada jeda di antara kita. Bagaimana mungkin, aku meneguhkan hatiku untuk kita, ada disabilitas di antara kita. Terlebih dia yang dahulu pernah bersamaku atas nama cinta adalah dia yang berelasi dekat denganmu. 

Jujur, ada ketertarikan lebih terhadapmu. Tapi, ratapan menyesaki dada. Takut untuk mencoba. Lebih takut untuk kehilangan. Berpikir, setelah tidak denganmu, akan seperti apa nantinya.

Bukankah, kehadiran cinta adalah sebuah nikmat yang sebenarnya harus disyukuri. Tapi, terhadapmu aku sulit menghidupi itu. Ada jeda di antara kita, jeda yang memberi kesenjangan dan pilu bagiku. Aku tak ingin muram. Nyatanya, untuk memeluk harapan, aku terlampau takut. 

Selepas hari ini, selepas keterbukaan hari ini, apakah kita bisa saling menggapai? Entahlah, aku ingin berharap. Lagi-lagi logika mematahkan harapanku. 

***
Rantauprapat, 01 Februari 2021
Lusy Mariana Pasaribu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar