Senin, 11 Agustus 2025

Lagi, Seperti Dosa Berjalan

@Kulturtava 
...

Setelan sembilan hari di bulan ke delapan, tanpa ada cinta dan tenang teduh, ada kebaikan yang terlihat sebentar di hari ke sepuluh ternyata itu hanya tipu muslihat, pagi hari di hari ke sebelas, menjadi pagi kelam seperti malam yang tanpa hujung.

Lagi, seperti dosa berjalan hari ini. Hanya menuntut dan mau dimengerti, ini sejarah kematian, andai saja terjadi dan sang pemilik hidup mengizinkan benar-benar ada kematian dan nafas yang tidak ada, apakah itu benar-benar yang di mau? apakah itu sudah memuaskan hasrat dan jiwa

Inj bukan jalan yang benar karena ini bukan saling menguatkan tapi menjatuhkan. Saling memandang remeh dan merendahkan. Ini badai di hidup. Ingin keluar dari lingkungan toxic, tapi ini relasi pertama dan disabilitas yang mengganggu. Terlalu banyak resah dan dusta,  seperti dosa berjalan.

Antara mati dan hidup, selalu terkurung di kamar kecil yang sempit dan pengap. Mendengar dan melihat keributan demi keributan yang tak kunjung terselesaikan, barangkali sampai ada kematian yang benar-benar terjadi. Ini masih pagi tapi seperti malam yang benar-benar malam. Bahkan untuk melalui sepanjang hari ini pun tidak tahu dan tidak akan mampu untuk berpura-pura bodoh dan kuat.

Benar-benar berisik, sementara itu untuk melintasi riuh dan sepi dari keributan yang berisik, butuh energi yang benar-benar ekstra. Ini catatan hati yang menjadi pergumulan malam ini, eits keliru, maksudnya pagi ini.

Mungkin nanti, entah di jam yang kapan dan hari yang kapan, dan di cuaca yang bagaimana, akan lebih baik, entah karena keterpaksaan, entah karena kepura-puraan, entah karena kematian yang benar-benar terjadi, tapi semoga akan memang benar-benar akan lebih baik. Karena mendung tak selamanya kelabu.

Lelah tapi apa daya, akan terlihat apakah akan lebih baik atau tidak.  Apakah tetap seperti dosa berjalan atau tidak? Apa penerimaan dan cinta lebih dominan daripada penuntutan dan keegoan?

***

Rantauprapat, 11 Agustus 2025

Lusy Mariana Pasaribu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar