Sabtu, 25 Juli 2020

Kebersamaan Kita Telah Selesai

Pixabay
...
Sudah cukup aku menerima semua pembodohan ini, kau bukan lagi hasratku. Seringkali kau hanya menyuapi jiwaku dengan pasal-pasal kesengsaraan. Mataku ingin beralih dari matamu

Hampa sudah ada di dalam rasaku.
Aku saja yang terlalu takut untuk pergi, terlalu cemas akan beberapa hal

Apa yang salah denganku, aku mempertanyakan hal itu?
Hingga aku alami trauma psikis karenamu, ketidakwarasan membelengguku

Aku ingin memutuskan rantai yang mengekangku, ingin melepaskan diri darimu, aku tak ingin diam lagi. Tak ingin menghancurkan hatiku lebih lama 

Pikirku, mau sampai kapan aku tertekan. Membiarkan diriku selalu memetik bunga yang layu dari kekacauan yang kau lakukan 

Dan kini, akhirnya pencerahan membasuh hatiku 
Kuciptakan keberanian untuk mengatakan kisah dan kebersamaan kita telah "SELESAI" dan aku akan berjuang tanpamu di sisiku

Ini kebebasan yang kupilih 

Dan setelah ini, aku tak akan membutakan mata dan hatiku terhadap pembodohan yang kuterima
Biarlah amunisi kebahagiaa akan kembali menyegarkan relung hatiku 

***
Lusy Mariana Pasaribu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar