...
Kesalahan logika berhamburan dan menguasaimu
Menghapus tawa dan meninggalkan kepedihan
Tak ada kepedulian darimu, yang kau beri hanya ketidakadilan
Banyak yang bersedih hati sebab ulahmu, pikiranmu sesat. Mungkin kau sudah mematikan hatimu pada kebenaran. Keputusanmu yang tak berdasar memberi keraguan dan seolah menjadi ganjil
Banyak pula hati yang merapuh, dan sebenarnya kau tak berhak mengaburkan sesuatu yang sudah baik. Sulitkah bagimu untuk menerima perbedaan. Apa yang kau cari? hingga kesewenang-wenangan tumbuh liar dalam tindakanmu
Bukankah setiap orang berhak untuk menerima kebaikan, tapi kau malah menghadang perjalanan orang lain dengan bersembunyi di balik kekuasaan
Catatan : Puisi tertulis pada tanggal 09.06.2020, tepat pukul 21:27 WIB dan itu setelah membaca artikel filsafatnya pak T.H. Salengke, yang berjudul "Mengenal Logical Fallacy"
***
Lusy Mariana Pasaribu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar